Purworejo, insanimedia.id – Warga Dusun Sembuh, Desa Kebon Gunung, Kecamatan Loano, menyambut gembira pengoperasian Jembatan Merah Putih Presisi yang kini resmi digunakan. Kehadiran jembatan permanen tersebut menjawab kebutuhan masyarakat akan akses yang aman dan layak, terutama bagi para petani yang setiap hari memanfaatkan jalur tersebut untuk beraktivitas.
Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra meresmikan penggunaan jembatan itu bersama unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Jembatan hasil kolaborasi berbagai pihak tersebut kini berfungsi sebagai jalur utama yang menghubungkan kawasan pertanian dengan akses distribusi hasil panen masyarakat.
Sebelumnya, masyarakat hanya menggunakan jembatan darurat dari bambu untuk menyeberang sungai. Kondisi jembatan tersebut sering mengalami kerusakan bahkan terbawa arus ketika debit air sungai meningkat. Situasi itu menghambat kegiatan pertanian sekaligus membahayakan keselamatan warga yang melintas.
Kapolres Purworejo menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kehadiran infrastruktur yang memadai akan mendukung produktivitas petani sekaligus memperlancar mobilitas warga di kawasan pedesaan.
Dalam proses pembangunannya, personel Polres Purworejo bersama masyarakat menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi. Mereka bekerja sama memasang rangka baja dan menyelesaikan konstruksi jembatan agar akses yang diharapkan warga dapat segera terwujud.
Kepala Desa Kebon Gunung memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan jembatan tersebut. Ia berharap keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama warga.
Saat ini, Jembatan Merah Putih Presisi tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan harapan baru bagi masyarakat Desa Kebon Gunung. Dengan akses yang lebih aman dan lancar, para petani dapat mengangkut hasil panen secara lebih efektif sehingga kesejahteraan masyarakat berpeluang meningkat.







