Pengurus KONI Kota Blitar Sudah DIlantik, Tapi Gelar Musorkotlub, Wawali Elim Maju

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Kota Blitar masih menjalankan proses seleksi calon Ketua KONI definitif. Proses tersebut berlangsung menjelang Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) yang ditargetkan berlangsung pada 22 September 2026.

Ketua TPP KONI Kota Blitar, Sugeng Praptono, menyebut dua nama telah mendaftarkan diri sebagai calon Ketua KONI Kota Blitar. Keduanya yakni Elim Tyu Samba dan Ratih Dewi Indarti.

Namun, Sugeng mengatakan TPP belum menetapkan keduanya sebagai calon resmi. KONI Kota Blitar masih harus melakukan pleno untuk menentukan calon yang memenuhi seluruh persyaratan.

“Sampai sekarang pendaftar ada dua, namun untuk calonnya berapa, kami belum berani memastikan. Itu harus melewati pleno KONI dulu,” ujar Sugeng.

Sugeng menjelaskan, tim masih menemukan persoalan administrasi dalam berkas dukungan Ratih Dewi Indarti. Dari ketentuan minimal 12 dukungan cabang olahraga (cabor), tiga surat dukungan belum memenuhi persyaratan karena hanya memuat tanda tangan sekretaris dan ketua harian.

“Untuk Bu Ratih ini, terkendala administrasi dukungan cabor, karena terdapat tiga surat yang belum memenui ketentuan. Karena di tanda tangani oleh sekretaris dan ketua harian,” tambahnya.

Selain memeriksa berkas calon, TPP juga akan melakukan verifikasi ulang terhadap data cabor yang terdaftar di KONI Kota Blitar. Saat ini terdapat 45 cabor dalam daftar, tetapi dua cabor tercatat sudah tidak aktif.

“Diketahui 45 cabor, namun dua cabor tidak aktif, nanti kami akan verifikasi lagi,” katanya.

Sugeng mengatakan KONI Jawa Timur mendorong KONI Kota Blitar segera menggelar Musorkotlub agar organisasi tersebut memiliki ketua definitif. TPP pun menargetkan agenda tersebut berlangsung pada 22 September.

“Kami didesak dari KONI Jatim untuk segera Musorkotlub, sehingga agar KONI mempunyai ketua definitif. Semoga tanggal 22 diagendakan Musorkotlub,” pungkasnya.

Baca Juga :  Polres Blitar Patroli SPBU, Pastikan Stok BBM Aman

Sementara itu, Ratih Dewi Indarti mengklaim telah mengumpulkan dukungan dari 12 hingga 14 cabor. Selain menjadi calon Ketua KONI, Ratih diketahui menjabat Ketua Umum Cabor Muaythai dan Inspektur Daerah.

“Yang penting semua persyaratan pendaftaran sudah terpenuhi. Harapannya memajukan olahraga di Kota Blitar dan meningkatkan prestasi di Kota Blitar,” ujar Ratih.

Ratih mengatakan dirinya maju setelah mendapat dorongan dari sejumlah pengurus cabor. Ia menyebut para pengurus menginginkan adanya perubahan untuk meningkatkan prestasi olahraga Kota Blitar.

“Kalau memang itu aspirasi teman-teman, dan salah satu sarana untuk meningkatkan prestasi di Kota Blitar,” katanya.

Di sisi lain, Elim Tyu Samba menyampaikan telah memperoleh dukungan dari 29 cabor. Ia memilih menunggu hasil pemeriksaan berkas yang dilakukan TPP sebelum mengetahui tahapan pencalonan berikutnya.

“Untuk kelanjutannya kita tunggu TPP, kami akan menunggu, mungkin ada kekurangan berkas,” ujarnya.

Elim juga menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan prestasi olahraga Kota Blitar. Ia menyinggung aksi atlet dan pelatih yang sebelumnya menyampaikan aspirasi terkait kondisi olahraga daerah.

“Kita kan warga Kota Blitar, elemen olahraga ini penting bagi Blitar. Dari saya pribadi ingin memajukan Kota Blitar. Saya kira kalau aksi kemarin, paripurna saya di depan, saya ditemui, melihat atlet-atlet, masa iya dibiarkan begitu saja. Jadi kepentingan atlet nomor satu,” katanya.

Menurut Elim, pelaksanaan Musorkotlub yang berdekatan dengan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) turut memengaruhi dinamika organisasi. Namun, kondisi tersebut juga dapat menjadi dorongan bagi KONI Kota Blitar untuk melakukan pembenahan.

“Momen ini mendekati Porprov, kalau membahas apakah berpengaruh, pasti berpengaruh, tapi ini akan menjadi motivasi agar Kota Blitar lebih baik,” ujarnya.

Sebelumnya, Pengurus KONI Kota Blitar telah dilantik pada Juni lalu. Saat itu Mantan Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar menjadi ketua, namun mundur usai dilantik. Selama ini jabatan ketua diemban oleh Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Baca Juga :  Aksi Kerusuhan Banyak Libatkan Anak-anak, Ketua DPRD Kabupaten Kediri Usulankan Pendidikan Budi Pekerti Masuk Kurikulum

Meski demikian, dinamika dalam KONI Kota Blitar belum usai dengan Pemerintah Kota Blitar. Dana pembinaan yang ada di eksekutif tidak kunjung cair. Puncaknya, Wali Kota Blitar memimpin aksi demontrasi ke Pemkot Blitar untuk meminta dana hibah untuk KONI dicairkan beberapa waktu yang lalu.