Kediri, insanimedia.id – Persik Kediri harus tumbang di kandang usai ditekuk oleh tim lawan, Borneo FC Samarinda di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Rabu (29/04/2026) malam. Tim dijuluki macan putih ini kalah tipis 0-1 dari tim tamunya berkat gol legiun asingnya Koldo Obieta pada menit ke-55.
Sebenarnya Persik Kediri bermain menyerang sepanjang pertandingan dengan mendominasi jalannya permainan. Meski demikian Persik Kedir tidak mampu mencetak gol ke gawang Borneo FC.
Bermain di hadapan pendukung setianya di Stadion Brawijaya Kediri, Persik Kediri tidak mampu meraih poin. Skor akhir 0-1 justru membuat Borneo FC Samarinda mampu meraih poin penuh yakni 3 poin.
Kemenangan di pekan ke-30 Super League 2025/2026 ini membuat Borneo FC berhasil mengkudeta Persib Bandung yang sebelumnya berada di posisi puncak klasemen.
Sebaliknya hasil minor tersebut membuat sejumlah pemain, pelatih mau pun pengurus klub merasakan kekecewaan mendalam. Tim berjuluk Macan Putih itu harus rela kehilangan poin penuh di kandang.
Dalam sesi konferensi pers usai laga, pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, mengaku sulit mempercayai hasil akhir pertandingan. Ia menegaskan bahwa secara teknis, anak asuhnya bermain jauh lebih baik daripada tim lawan.
”Saya masih tidak percaya kami kalah. Kami bermain jauh lebih baik dari Borneo. Kami tidak layak kalah, bahkan hasil seri pun kami layak mendapatkan lebih,” terang Marcos dengan nada kecewa Rabu 29 April 2026 malam
Berdasarkan data statistik yang dipaparkan Marcos, Persik menguasai 60% penguasaan bola dan melepaskan 21 tembakan, berbanding jauh dengan Borneo yang hanya mencatatkan 11 tembakan. Persik juga mencatatkan 60 sentuhan di dalam kotak penalti lawan, sementara Borneo hanya 20 kali.
”Tapi itulah sepak bola, Anda harus mencetak gol. Mereka memiliki pemain kelas dunia yang melakukan aksi individu dan mencetak gol tunggal yang sebenarnya tidak mereka dapatkan jika melihat jalannya laga,” tambahnya.
Sementara itu gelandang bertahan Persik Kediri Bayu Otto perwakilan dari pemain mengajak rekan-rekannya untuk tidak terpuruk dengan hasil ini dan tetap menjaga energi positif untuk menghadapi laga selanjutnya.
“Kami semua pemain sudah bekerja keras dan menguasai pertandingan. Statistik berbicara, tapi hasil memang belum memihak. Kami harus kuat secara internal, saling memberi energi positif, dan berjuang sampai akhir untuk keluar dari posisi yang belum aman ini,” kata Bayu Otto.
Persik Kediri kini fokus menatap laga selanjutnya dengan misi wajib menang demi memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara agar dapat menjauh dari zona bawah. Pada laga pekan ke -31 Persik Kediri akan melakoni laga Derby Jawa Timur melawan Arema FC. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik pada tanggal 3 Mei 2026 pukul 15:30 WIB.







