Universitas Kadiri Kukuhkan 770 Wisudawan, Siapkan Prodi S3 dan Perkuat Jejaring Global

Penulis : Andy

Insani Media

Kediri, insanimedia.id– Universitas Kadiri mengukuhkan 770 wisudawan dalam prosesi wisuda yang digelar pada Sabtu (18/7/2026). Melalui momentum tersebut, perguruan tinggi ini menegaskan komitmennya mencetak lulusan yang kompeten, berdaya saing global, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Mengusung tema internasionalisasi untuk meningkatkan daya saing global, Universitas Kadiri terus memperkuat kualitas pendidikan setelah berhasil meraih akreditasi Unggul. Kampus kini memfokuskan pengembangan pada peningkatan mutu akademik, sumber daya manusia, serta fasilitas pendukung pembelajaran.

Rektor Universitas Kadiri, Ir. Djoko Rahardjo, M.P., mengatakan kampus memiliki visi menjadi perguruan tinggi yang berkarakter, unggul, kompeten, dan mampu bersaing di tingkat internasional. Untuk mewujudkan target tersebut, universitas terus melakukan pembenahan kurikulum, peningkatan kualitas dosen, serta pengembangan sarana dan prasarana.

Dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, Universitas Kadiri membekali mahasiswa dengan kurikulum berstandar internasional. Kampus juga mendorong dosen aktif menjalin kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri.

“Bekal yang kami berikan adalah penyiapan materi perkuliahan bermuatan internasional melalui kompetensi dosen. Dosen-dosen kami diarahkan untuk bisa berkolaborasi dengan dosen luar negeri, mulai dari Joint Research (riset bersama), pertukaran dosen, hingga program pertukaran mahasiswa,” terangnya, Sabtu (18/7/2026), usai prosesi wisuda.

Program internasional tersebut telah berjalan secara berkelanjutan melalui Unit Kerja Sama (Kerma) di bawah koordinasi Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat. Universitas Kadiri telah menjalin kemitraan dengan sejumlah perguruan tinggi di Malaysia, India, Thailand, dan Vietnam, termasuk melalui program pertukaran mahasiswa serta kunjungan mahasiswa asing.

Kerja sama internasional itu telah diterapkan di berbagai fakultas, seperti Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, hingga Fakultas Teknik.

Selain memperluas jejaring global, Universitas Kadiri juga mengalokasikan investasi besar untuk mengembangkan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG). Fakultas yang baru memasuki angkatan keempat tersebut kini tengah mempersiapkan pembukaan program pendidikan profesi.

Baca Juga :  Dispendik Kota Blitar Minta Para Siswa Segera Daftar ke SMP Sebelum Tahap Pertama Tutup

Bertambahnya ratusan lulusan baru diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Kadiri sebagai institusi yang menghasilkan sumber daya manusia berkualitas dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Sudanco Supriyadi Walisongo (YPSS) Kediri, Prof. Dr. Ir. IGG Heru Marwanto, MM., menegaskan yayasan bersama universitas terus berkomitmen mencetak lulusan yang unggul, inovatif, dan berkarakter. Kampus juga mulai mempersiapkan pembukaan program studi jenjang doktor (S3).

Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, mitra, serta seluruh sivitas akademika yang terus memberikan kepercayaan dan dukungan terhadap perkembangan Universitas Kadiri.

Pada wisuda kali ini, Program Studi Kebidanan mencatat prestasi membanggakan dengan tingkat kelulusan uji kompetensi nasional mencapai 100 persen. Capaian tersebut memastikan seluruh lulusan telah memenuhi syarat untuk menjalankan praktik kebidanan secara profesional. Sementara itu, tingkat kelulusan uji kompetensi program studi lainnya juga berada di atas rata-rata nasional.

Untuk menjaga kualitas pendidikan, yayasan terus melengkapi sarana pembelajaran sekaligus meningkatkan kapasitas dosen melalui pendidikan lanjutan dan percepatan kenaikan jabatan akademik.

Upaya tersebut membuahkan hasil dengan bertambahnya tiga profesor baru di lingkungan Universitas Kadiri. Kehadiran para guru besar menjadi modal penting dalam merealisasikan pembukaan program doktor.

“Dengan adanya pondasi status akreditasi yang baik dan tambahan guru besar yang baru diangkat hari ini, target kami selanjutnya adalah segera mendirikan program studi Doktoral (S3) di Kediri. Setelah acara ini selesai, kami akan langsung menggelar rapat untuk menyusun persiapannya,” ungkap pria yang pernah menjabat sebagai Ketua KONI Kota Kediri itu.

Saat ini Universitas Kadiri masih melakukan studi kelayakan untuk menentukan program doktor yang akan dibuka. Kampus memprioritaskan Program Doktor Ilmu Sosial karena dinilai memiliki peluang besar dan banyak diminati, terutama oleh alumni yang berprofesi sebagai aparatur sipil negara (ASN) maupun praktisi yang ingin meningkatkan kompetensi akademik di bidang tersebut.

Baca Juga :  Sinergi Kampus dan Komunitas di Blitar, Unisba Gandeng KWT di Sananwetan Kembangkan Pertanian Berkelanjutan