Menuju Tanah Suci, BMH PCNU Kabupaten Blitar Bekali Jamaah dengan Penguatan Niat dan Fikih

Penulis: Sulkhan Z.

Insani Media

 

BLITAR, insanimedia.id – Bimbingan Manasik Haji (BMH) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blitar menggelar Tasyakuran dan Doa Bersama guna melepas keberangkatan jamaah haji tahun 2026 di Graha NU Kabupaten Blitar. Agenda yang berlangsung pada Selasa (12/5/2026) mulai pukul 15.30 tersebut menjadi momentum krusial bagi puluhan jamaah untuk mematangkan kesiapan spiritual sebelum bertolak ke Tanah Suci.

​Acara ini dihadiri oleh jajaran syuriah dan tanfidziyah PCNU Kabupaten Blitar, termasuk KH Moh Ardani Ahmad (Rais Syuriah), K. Muqorrobin (Ketua Tanfiziyah), KH Harun Syafi’i, K. Tom Badawi, K. Ali Romzi, serta K. Asharul Muttaqin. Kehadiran para ulama ini menegaskan pendampingan intensif yang diberikan organisasi kepada para tamu Allah.

Ketua BMH PCNU Kabupaten Blitar, H. Anang Kurniawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada para jamaah yang telah mempercayakan bimbingan ibadah hajinya kepada institusi di bawah naungan PCNU ini. Ia menegaskan bahwa BMHNU berkomitmen memberikan pengawalan paripurna yang tidak hanya berhenti pada persiapan administrasi dan manasik.

​”Kami berkomitmen untuk terus mengawal jamaah haji, mulai dari sebelum keberangkatan, saat pelaksanaan di Tanah Suci, hingga kembali ke rumah masing-masing,” ujar Anang Kurniawan.

​Kepercayaan masyarakat terhadap bimbingan berbasis tradisi pesantren ini menunjukkan tren positif. Berdasarkan data internal yang disampaikan dalam acara tersebut, tercatat peningkatan minat calon jamaah haji untuk musim berikutnya.

​Memasuki inti pembekalan, KH Moh Ardani Ahmad memberikan mauidhoh hasanah yang menitikberatkan pada aspek batiniah dan teknis fikih. Beliau mengingatkan bahwa keberkahan haji sangat bergantung pada ketulusan niat, baik sebelum, selama, maupun sesudah pelaksanaan ibadah.

​Selain aspek mental, Rais Syuriah PCNU Kabupaten Blitar ini mengulas kembali pentingnya pemahaman rukun dan syarat haji guna menjamin keabsahan ibadah. Beliau juga memberikan instruksi khusus kepada para petugas pendamping haji untuk bekerja ekstra dalam mengawasi setiap tahapan ibadah jamaah agar tidak ada rukun yang terlewat.

Baca Juga :  Silaturahmi di Graha NU, Langkah Jemput Bola KPU Blitar Pastikan Iklim Politik Bermartabat

​”Kepada para pendamping haji, saya berpesan untuk benar-benar mengawal jamaah dari BMHNU. Pastikan setiap tahapan ibadahnya terkawal dengan baik agar sah dan seluruh pelaksanaan haji berjalan lancar,” pungkasnya

​Sinergi antara manajemen profesional dari BMHNU dan bimbingan syariat dari para ulama diharapkan mampu mencetak jamaah yang mandiri dan meraih predikat haji mabrur. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh para kiai sepuh.