Madiun, insanimedia.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menghadirkan potongan harga tiket sebesar 30 persen untuk perjalanan kereta api kelas Ekonomi Komersial. Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan RI dalam memberikan kemudahan transportasi bagi masyarakat selama liburan sekolah dan akhir tahun.
Kebijakan tersebut sekaligus bertujuan meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah, terutama melalui sektor pariwisata, perdagangan, dan kegiatan usaha masyarakat.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari menjelaskan, program diskon ini menjadi salah satu stimulus pemerintah untuk mempermudah masyarakat melakukan perjalanan pada periode liburan. Momentum tersebut biasanya diikuti peningkatan aktivitas wisata, kunjungan keluarga, pendidikan, hingga kegiatan ekonomi.
“Program diskon transportasi ini merupakan bagian dari stimulus yang diberikan Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk mendorong mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi. KAI menyambut baik kebijakan tersebut dengan menyediakan tarif yang lebih terjangkau bagi pelanggan yang akan melakukan perjalanan selama liburan sekolah dan akhir tahun,” ujar Tohari.
KAI mulai membuka pemesanan tiket dengan potongan harga tersebut pada 7 November 2026 melalui seluruh kanal penjualan resmi, termasuk aplikasi Access by KAI. Diskon berlaku untuk jadwal keberangkatan mulai 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027.
Terdapat 19 perjalanan kereta api kelas Ekonomi Komersial yang berangkat maupun melintasi wilayah Daop 7 Madiun dan masuk dalam program potongan harga tersebut. Berikut daftar kereta api yang mendapatkan diskon 30 persen:
1. KA Malabar relasi Malang-Bandung pulang pergi (PP).
2. KA Mutiara Selatan relasi Surabaya Gubeng-Bandung PP.
3. KA Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng PP.
4. KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Surabaya Gubeng-Pasarsenen PP.
5. KA Singasari relasi Blitar-Pasarsenen PP.
6. KA Brantas relasi Blitar-Pasarsenen PP.
7. KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Ketapang PP.
8. KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen PP.
9. KA Kertanegara relasi Purwokerto-Malang PP.
10. KA Malioboro Ekspres relasi Purwokerto-Malang PP.
11. KA Logawa relasi Purwokerto-Ketapang PP.
12. KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng-Pasarsenen PP.
13. KA Matarmaja relasi Malang-Pasarsenen PP.
14. KA Pasundan relasi Surabaya Gubeng-Bandung PP.
15. KA Sangkuriang relasi Bandung-Ketapang PP.
16. KA Ranggajati relasi Cirebon-Jember PP.
17. KA Madiun Jaya relasi Madiun-Pasarsenen PP.
18. KA Majapahit relasi Malang-Pasarsenen PP.
19. KA Brantas Tambahan relasi Blitar-Pasarsenen PP.
Tohari menyebut peningkatan perjalanan masyarakat selama liburan sekolah dan akhir tahun berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah. Sektor pariwisata, perdagangan, UMKM, serta berbagai usaha lokal diperkirakan ikut merasakan dampak dari bertambahnya kunjungan masyarakat.
Menurutnya, jaringan kereta api yang menghubungkan berbagai kota memberikan alternatif transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan efisien. Dengan adanya potongan tarif tersebut, masyarakat juga memiliki kesempatan menikmati liburan bersama keluarga dengan biaya perjalanan yang lebih hemat.
KAI menetapkan sejumlah ketentuan dalam pelaksanaan program diskon 30 persen tersebut, yakni:
1. Pemerintah memberikan diskon untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
2. Masyarakat dapat membeli tiket dengan tarif diskon melalui seluruh kanal penjualan mulai 7 November 2026.
3. Potongan harga berlaku untuk keberangkatan 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027.
4. Diskon hanya berlaku untuk kereta api kelas Ekonomi Komersial.
5. Potongan harga tidak dapat digabungkan dengan program reduksi maupun diskon lainnya.
6. Tiket diskon tetap dapat dibatalkan atau diubah jadwalnya sesuai ketentuan yang berlaku.
7. Masyarakat dapat melihat jadwal dan daftar kereta melalui aplikasi Access by KAI.
Selain menawarkan potongan harga, KAI mengingatkan pelanggan untuk memperhatikan perubahan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) yang mulai berlaku pada 1 Desember 2026. Perubahan tersebut membuat calon penumpang perlu memeriksa kembali tiket dan jadwal perjalanan agar sesuai dengan rencana keberangkatan.
Tohari juga mengimbau masyarakat memesan tiket lebih awal agar memiliki lebih banyak pilihan jadwal dan tujuan perjalanan sesuai kebutuhan.
“Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih hemat selama liburan sekolah dan akhir tahun. Kami mengajak pelanggan untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan memanfaatkan berbagai kemudahan layanan KAI untuk mendukung pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu,” tutup Tohari.







