Bli
BLITAR, insanimedia.id – Malam di Kota Blitar tak lantas sunyi. Laga krusial Piala Dunia 2026 antara Timnas Prancis melawan Norwegia sukses menyedot perhatian warga. Digelar di Warkop Keraton, Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Sabtu (27/6/2026) dini hari mulai pukul 01.30 WIB, acara nonton bareng (nobar) ini mengubah udara dingin menjadi kehangatan sorak-sorai penonton.
Acara yang diinisiasi oleh komunitas Blitar Football ini mencatatkan tingkat partisipasi yang solid. Lebih dari puluhan kursi yang disediakan terisi penuh sejak jam satu dini hari. Kesuksesan nobar ini juga tak lepas dari kolaborasi bersama vendor pembuatan kaos lokal, Masterpiece, yang turut mendukung jalannya acara.
”Ini bukan sekadar soal siapa menang atau kalah di lapangan, tapi bagaimana sepak bola bisa mengumpulkan kita semua di satu titik. Antusiasme warga Blitar malam ini luar biasa, meski pertandingannya dini hari,” ujar Asrori, Koordinator Blitar Football, saat ditemui di sela-sela riuhnya pertandingan.
Fokus penonton tak hanya tersedot pada layar proyektor lebar di tengah ruangan, tetapi juga pada kebersamaan yang terbangun. Ketegangan laga antara raksasa Eropa dan kuda hitam Skandinavia tersebut memicu berbagai reaksi emosional dari para gibol (penggila bola) lokal.
”Atmosfernya beda kalau nobar begini. Biar harus begadang dari jam setengah dua pagi, rasa ngantuk langsung hilang pas lihat jual-beli serangan tadi. Seru abis!” kata Dafi, seorang penggemar sepak bola asal Kota Blitar yang datang bersama rombongannya.
Bagi penonton lain, euforia ini memiliki makna sosial tersendiri. “Saya sebenarnya dukung Norwegia karena taktik mereka rapi. Tapi jujur, bisa kumpul bareng teman-teman dari berbagai kecamatan di satu meja ini yang bikin tradisi nobar selalu dirindukan,” tambah Eka, yang duduk tak jauh dari layar utama.
Pada akhirnya, angka di papan skor menjadi nomor dua. Pemandangan di Warkop Keraton membuktikan bahwa sepak bola adalah instrumen universal yang meruntuhkan sekat status sosial. Di tengah panasnya tensi Piala Dunia 2026, kerukunan warga yang duduk berdampingan malam itu menjadi potret nyata pentingnya merawat persatuan. Sebuah harmoni akar rumput yang selaras dengan semangat #JagaBlitar agar selalu aman, damai, dan guyub rukun.







