Pelanggar Makin Pintar, Satpol PP Kota Blitar Evaluasi Cara Razia Rokok Ilegal 

Penulis : Budi

Insani Media

 

Blitar, insanimedia.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Blitar mengevaluasi strategi penindakan terhadap peredaran rokok ilegal. Langkah tersebut dilakukan setelah petugas menilai para pelanggar semakin mampu membaca pola operasi yang dilakukan di lapangan.

Sekretaris Satpol PP Kota Blitar, Joni Tri Nursamsu, menyebut temuan dalam operasi internal memang mengalami penurunan. Namun, pihaknya tidak serta-merta menganggap kondisi tersebut menunjukkan jumlah pelanggaran ikut berkurang.

“Kalau yang melanggar semakin banyak tetapi yang ditangkap semakin berkurang, berarti kemampuan kita tidak berbanding lurus dengan kepiawaian mereka,” kata Joni.

Joni menilai para pelanggar kini semakin memahami celah dalam penindakan. Kondisi itu mendorong Satpol PP untuk memperbaiki pola kerja, terutama dalam mengolah informasi dan menentukan sasaran sebelum melaksanakan operasi.

“Jangan sampai ketika hasil operasi menurun, selalu dikatakan baik. Kalau memang pelanggarnya semakin sedikit, itu baik. Tapi kalau pelanggarnya masih banyak dan yang kita temukan semakin sedikit, berarti ada yang perlu dievaluasi dari kemampuan kita,” ujarnya.

Untuk meningkatkan kemampuan personel, Satpol PP menggelar sharing session bersama Bea Cukai. Kegiatan tersebut membahas sejumlah materi, mulai dari perkembangan aturan, persiapan operasi, teknik mengenali sasaran hingga penanganan barang hasil penindakan.

Joni menegaskan, kemampuan membaca dan mendeteksi sasaran menjadi bagian penting dalam operasi. Petugas harus mengumpulkan serta mengolah informasi secara matang agar penindakan tidak hanya dilakukan berdasarkan perkiraan lokasi.

“Mulai dari bagaimana mendapatkan informasi awal, mengolahnya supaya tidak bocor, sampai memahami aturan yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat operasi,” jelasnya.

Kegiatan peningkatan pemahaman tersebut juga melibatkan Satlinmas, perwakilan pedagang kaki lima, mahasiswa, dan pelajar. Pelibatan berbagai unsur masyarakat itu sekaligus bertujuan memperluas pengetahuan mengenai ciri-ciri serta dampak peredaran rokok ilegal.

Baca Juga :  Askot PSSI Kota Kediri Sesalkan Terjadinya Pemukulan Wasit Dan Minta Kinerja Pengadil Lapangan di Evaluasi

“Kami ingin pemahaman soal rokok ilegal ini diberikan sejak dini. Harapannya, setelah tahu aturan dan risikonya, masyarakat bisa ikut menghindari dan mencegah peredaran rokok ilegal,” pungkas Joni.