Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Sosial memberikan bantuan kepada keluarga Alm. Reyner Fausta Yosilianto, warga Dusun Slumbung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, yang meninggal dunia dalam insiden KM Virgo Transport 8.
Dinas Sosial menyerahkan bantuan tersebut pada Kamis (17/9/2026) malam kepada istri Reyner yang juga berstatus sebagai ahli waris. Bantuan yang diberikan pemerintah berupa uang tunai senilai Rp10 juta dan sejumlah kebutuhan pokok.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Dra. Restu Novi Widiani, M.M. menjelaskan, pemerintah memberikan bantuan tersebut untuk menunjukkan kepedulian kepada keluarga yang kehilangan anggota keluarganya akibat insiden tersebut.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada keluarga korban” ujar Restu.
Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur juga membangun koordinasi dengan sejumlah pihak dalam menangani keluarga korban di Blitar. Instansi tersebut berkoordinasi dengan JSC Blitar Raya, Dinas Sosial Kabupaten Blitar, RSBN Malang, dan pihak kecamatan untuk mendukung pendataan, pendampingan, serta penanganan keluarga korban.
Plt. Kabid Kebencanaan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Arif Ardiansyah mengatakan, petugas juga mengevakuasi tiga korban meninggal dunia lainnya yang tercatat sebagai warga Jawa Timur dalam insiden KM Virgo Transport 8.
Ketiga korban tersebut adalah Alm. Imam Soeparno dari Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, Alm. Nurul Rian Hidayat dari Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, serta Alm. Denny Ridzal Saputra dari Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.
Arif menjelaskan, Dinas Sosial Jawa Timur melakukan pendataan keluarga korban sekaligus menyalurkan bantuan kepada ahli waris. Langkah tersebut menjadi bagian dari penanganan sosial pemerintah setelah musibah terjadi.
“Kami melakukan koordinasi dan pendataan terhadap keluarga korban yang ada di Jawa Timur, termasuk memastikan bantuan dapat diterima oleh ahli waris,” kata Arif.
Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga korban setelah kehilangan anggota keluarga. Penyaluran bantuan juga menjadi upaya pemerintah untuk hadir dan memberikan dukungan kepada keluarga yang sedang menghadapi masa duka.







