Blitar, insanimedia.id – Sekolah Rakyat Kota Blitar berencana menyiapkan makanan bagi para siswa secara mandiri setelah dapur sekolah selesai dibangun dan seluruh fasilitas pendukung tersedia. Kebijakan tersebut akan membuat sekolah tidak lagi bergantung pada distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) dari penyedia di luar sekolah.
Kepala Sekolah Rakyat Kota Blitar Johan Argono mengatakan, sekolah untuk sementara masih menerima makanan dari penyedia MBG eksternal karena dapur sekolah belum dapat digunakan.
“Untuk sementara ini kami masih menerima dari penyedia MBG luar, karena dapur sekolah memang belum siap dipakai,” ujar Johan.
Johan menjelaskan, sekolah akan mengambil alih proses penyediaan makanan setelah dapur siap beroperasi. Pihak sekolah nantinya memasak langsung seluruh kebutuhan makanan siswa di lingkungan Sekolah Rakyat.
Saat ini, kata Johan, pembangunan dapur sekolah masih berjalan. Pihak sekolah juga mempersiapkan berbagai fasilitas dan tenaga pendukung agar operasional dapur dapat berjalan dengan baik.
“Dapurnya masih dalam proses pembangunan. Kami juga masih menunggu kesiapan tenaga pendukung, termasuk tenaga ahli gizi,” katanya.
Johan menegaskan, sekolah akan mengelola penyediaan makanan secara mandiri setelah pembangunan dapur rampung dan seluruh kebutuhan pendukung terpenuhi.
Sekolah akan menyiapkan bahan makanan dan mengolahnya langsung di dapur sekolah untuk memenuhi kebutuhan makan para siswa.
“Kalau semua fasilitas sudah siap, nanti kebutuhan makan siswa akan kami siapkan dan masak sendiri di sini,” pungkasnya.







