Blitar, insanimedia.id – Aliran listrik di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar terhenti akibat tunggakan pembayaran yang belum diselesaikan. Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Ketua KONI Kota Blitar terpilih, Samanhudi Anwar, karena terjadi saat para atlet tengah mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.
Samanhudi mengaku prihatin setelah mengetahui kantor KONI dalam keadaan tidak beroperasi dan sejumlah fasilitas tidak dapat digunakan akibat pemutusan aliran listrik. Menurutnya, situasi tersebut dapat menghambat kegiatan organisasi, termasuk koordinasi pembinaan cabang olahraga yang sedang fokus menyiapkan atlet untuk berbagai ajang pertandingan.
“Yang saya dengar listriknya sampai menunggak sekitar tiga bulan sehingga diputus. Tentu ini menjadi perhatian karena kantor KONI seharusnya tetap bisa digunakan untuk mendukung pembinaan olahraga,” ujarnya, Selasa (9/6).
Selain menyoroti kondisi kantor, Samanhudi juga mempertanyakan pengelolaan anggaran yang sebelumnya telah dicairkan. Ia menilai kebutuhan operasional dasar, seperti pembayaran listrik, seharusnya tetap menjadi prioritas agar aktivitas organisasi dapat berjalan dengan baik.
Ia berharap pihak terkait segera memberikan penjelasan mengenai persoalan tersebut sehingga seluruh kegiatan di lingkungan KONI dapat kembali berlangsung secara normal.
“Kami ingin semuanya jelas dan tertata dengan baik. Yang paling penting bagaimana pembinaan atlet dan persiapan menuju Porprov tidak terganggu,” katanya.
Samanhudi menegaskan bahwa kantor KONI memiliki fungsi penting sebagai pusat koordinasi antara pengurus dan cabang olahraga. Oleh sebab itu, seluruh sarana pendukung harus tetap terjaga agar pelayanan kepada atlet maupun pengurus cabang olahraga dapat berlangsung secara optimal.
“Kami ingin fokus pada pembinaan olahraga dan prestasi atlet. Persoalan-persoalan seperti ini tentu harus segera diselesaikan,” pungkasnya.







