Pemkab dan KONI Kabupaten Blitar Siap Majukan Orado (Olahraga Domino), Gali Atlet Mulai Poskampling dan Sekolah

Penulis : Sulkhan Z.

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Olahraga Domino (Orado) kini menjadi olahraga yang resmi masuk menjadi cabang olahraga di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Olahraga yang biasanya kerap dimainkan bapak-bapak di pos-pos ronda ini justru bisa membawa prestasi.

Orado Kabupaten Blitar memulai pengenalan dengan menggelar ekshibisi antar forkopimda Kabupaten Blitar. Memulai permainan Orado Bupati Blitar, Rijanto berpasangan dengan Kapolres Blitar, AKBP Rivanda sudut biru melawan Ketua KONI Kabupaten Blitar sekaligus Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansah yang berpasangan dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blitar, Anindya Putra Robertus yang ada di sudut merah.

Pertandingan ekshibisi ini digelar di Alun-Alun Kanigoro, Kabupaten Blitar menjelang nonton bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2026, Senin (19/07/2026) dini hari.

Ketua KONI Kabupaten Blitar, Beky Herdihansah mengatakan, bahwa Orado ini merupakan cabor baru di Indonesia. Ia berharap nantinya Orado dapat diterima oleh masyarakat yang ada di Kabupaten Blitar.

KONI Kabupaten Blitar bersama Pengurus Cabang (Pengcab) Orado Kabupaten Blitar berkomitmen untuk mengali atlet-atlet Orado berkabar di Kabupaten Blitar. KONI Kabupaten Blitar ingin warga Kabupaten Blitar yang memiliki bakat bermain Orado dapat terwadahi dengan baik dan tersalurkan bakatnya.

Ia berharap, olahraga ini nantinya dapat menghasilkan atlet-atlet yang berprestasi di Kabupaten Blitar dan mampu membawa prestasi ke level nasional dan internasional. “Semoga nanti atlet Orado Kabupaten Blitar bisa mengharumkan Kabupaten Blitar dan mampu meraih prestasi di kancah nasional dan internasional,” ungkapnya.

Penyerahan Draf Pengurus Orado Kabupaten Blitar oleh Ketua Orado Kabupaten Blitar Ismail Namsa ke Ketua KONI Kabupaten Blitar Beky Herdihansah 1 1
Penyerahan Draf Pengurus Orado Kabupaten Blitar oleh Ketua Orado Kabupaten Blitar, Ismail Namsa ke Ketua KONI Kabupaten Blitar, Beky Herdihansah

Sementara itu, Ketua Orado Kabupaten Blitar, Ismail Namsa mengatakan, bahwa Orado adalah olahraga yang dapat dimainkan oleh anak-anak dan orang dewasa. Kategori Orado yakni di bawah 18 tahun kategori junior dan di atas 18 tahun untuk kategori senior.

Baca Juga :  Babak Pertama, Jual Beli Serangan, Arema FC vs Dewa United Skor Kaca Mata

“Orado ini bisa dimainkan anak-anak dan orang dewasa yang dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat untuk semua kalangan,” ungkap Ismail Namsa.

Ia menargetkan olahraga adu kecermatan dan strategi ini dapat masuk ke lapisan poskampling- poskampling yang ada di Kabupaten Blitar. Adanya cabor Orado ini untuk mengubah sudut pandang masyarakat terhadap domino yang dianggap permainan pos ronda kini menjadi cabor yang dapat menjadi prestasi.

“Kita ingin mengubah stigma bahwa domino selama ini stigmanya negatif menjadi olahraga positif dengan Orado memintarkan Indonesia,” tegasnya.