Wabup Purworejo, Dion Agasi Dorong Pelajar Melek Politik

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Purworejo, insanimedia.id – Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Generasi Muda di Gedung Indoor SMA Negeri 3 Purworejo, Kecamatan Purwodadi, Kamis (11/6/2026). Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 100 siswa dengan tujuan meningkatkan pengetahuan generasi muda tentang demokrasi, politik, serta pentingnya keterlibatan warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., Kepala Kesbangpol Purworejo Puguh Trihatmoko, S.J., M.H., anggota DPRD Kabupaten Purworejo Ignatius Yuda Arigunawan, S.H. dan Danang Purnomo, S.H., M.Si., Komisioner KPU Kabupaten Purworejo Suwardiyo, Kepala SMA Negeri 3 Purworejo Drs. Supriyanto, M.M.Pd., Camat Purwodadi Veny Yudha Apriani, S.STP., M.H., Danramil 14 Purwodadi Kapten CPM Sutiyono, Kanit Polsek Purwodadi Aiptu Hasanudin, S.H., serta sejumlah undangan lainnya menghadiri kegiatan tersebut.

Sebelum acara dimulai, Wakil Bupati Purworejo meninjau Bazar Produk Kewirausahaan Kokurikuler SMA Negeri 3 Purworejo yang menampilkan beragam hasil karya dan produk inovatif buatan para siswa.

Kepala SMA Negeri 3 Purworejo, Drs. Supriyanto, M.M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Purworejo dan Kesbangpol yang telah memilih sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan pendidikan politik. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh wawasan baru secara langsung dari para narasumber yang berkompeten di bidangnya.

“Belajar tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga melalui berbagai forum seperti kegiatan pendidikan politik ini. Semoga ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi mengajak para pelajar untuk membangun karakter yang kuat sebagai modal utama dalam meraih masa depan yang sukses. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan di SMA Negeri 3 Purworejo merupakan usulan yang ia sampaikan agar para siswa dapat memperoleh manfaat langsung dari pendidikan politik sejak dini.

Baca Juga :  Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di Desa Kalimiru, Wabup Dion Apresiasi Inovasi Pertanian Modern

“Saya berharap adik-adik semua menjadi generasi yang sukses. Kesuksesan dimulai dari pola pikir yang positif, ucapan yang baik, dan perilaku yang disiplin. Belajarlah dari orang-orang sukses di sekitar kalian dan jadikan mereka motivasi untuk terus maju,” pesannya.

Kepala Kesbangpol Purworejo Puguh Trihatmoko mengajak seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Ia juga mendorong para siswa untuk aktif berdiskusi guna memperluas pemahaman tentang demokrasi, politik, dan kehidupan berbangsa.

Anggota DPRD Kabupaten Purworejo Danang Purnomo, S.H., M.Si. kemudian menyampaikan materi pendidikan politik. Dalam pemaparannya, ia menerangkan bahwa politik memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat karena proses politik melahirkan berbagai kebijakan dan regulasi yang mengatur kehidupan bernegara.

“Jangan alergi terhadap politik. Politik adalah sarana untuk mengatur kehidupan bersama agar masyarakat menjadi sejahtera. Generasi muda harus bijak menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi, dan mampu menjadi warga negara yang cerdas serta beretika,” jelasnya.

Pada sesi berikutnya, Komisioner KPU Kabupaten Purworejo Suwardiyo memaparkan materi bertema “Pemilu Serentak: Antara Cita Hukum dan Realitas Teknis.” Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan pemilu serentak bertujuan memperkuat sistem demokrasi dan presidensial melalui pelaksanaan pemilu yang lebih efisien serta mampu meningkatkan legitimasi pemerintahan.

Suwardiyo menyebut tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 mencapai sekitar 81 persen. Namun, penyelenggara masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari rumitnya desain surat suara, lamanya proses rekapitulasi, tingginya beban kerja petugas pemilu, hingga masih banyaknya suara tidak sah akibat minimnya pemahaman pemilih.

“Generasi muda merupakan penentu masa depan demokrasi Indonesia. Karena itu pendidikan politik dan edukasi kepemiluan harus terus diperkuat agar partisipasi masyarakat tidak hanya tinggi, tetapi juga berkualitas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ketersediaan Komputer Aman, Dinas Pendidikan Pastikan ANBK Kota Blitar Berjalan Lancar

Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka aktif menyampaikan pertanyaan kepada para narasumber terkait demokrasi, pelaksanaan pemilu, dan kontribusi generasi muda dalam pembangunan daerah.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta memperoleh pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara, pentingnya menggunakan hak pilih dalam pemilu, serta dampak negatif penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di ruang digital.

Pemerintah Kabupaten Purworejo berharap kegiatan pendidikan politik tersebut mampu membentuk generasi muda yang cerdas, berintegritas, memiliki kesadaran politik yang baik, serta siap menjadi agen perubahan dan penjaga demokrasi pada masa mendatang.