Blitar, insanimedia.id – Keterbatasan keuangan daerah membuat Pemerintah Kota Blitar belum melanjutkan proses pengisian sejumlah jabatan strategis yang masih kosong. Seleksi untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Dinas Kesehatan, dan Direktur RSUD akan dilanjutkan setelah pemerintah daerah memiliki anggaran yang cukup.
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan, proses seleksi pejabat membutuhkan alokasi anggaran khusus. Karena kondisi keuangan daerah masih terbatas, Pemkot Blitar harus menyesuaikan pelaksanaan seleksi dengan kemampuan fiskal daerah.
“Anggaran kota terbatas. Akan kita lanjut segera dan kita lelang. Pelaksanaan seleksi juga membutuhkan anggaran. Tata kelola pemerintahan dengan anggaran yang minim memang agak berat,” ujar Syauqul.
Saat ini, Pemkot Blitar masih menempatkan Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi posisi Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur rumah sakit. Sementara itu, jabatan Sekda masih dijalankan oleh Penjabat (Pj).
Meski pengisian jabatan definitif belum terlaksana, Syauqul memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu pelayanan publik maupun aktivitas pemerintahan. Para pejabat sementara tetap menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.
“Saya pastikan seluruh pekerjaan birokrasi tidak terganggu, meskipun masih ada Plt untuk Dinkes dan direktur rumah sakit, bahkan Sekda juga masih Pj,” katanya.







