KAI Daop 7 Madiun Perbaiki Empat Perlintasan Kereta di Kediri, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Insani Media

Kediri, insanimedia.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menjadwalkan perbaikan geometri di empat perlintasan sebidang di wilayah Kota dan Kabupaten Kediri. Pekerjaan ini bertujuan menjaga kondisi prasarana kereta api tetap andal sekaligus mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.

Selama pekerjaan berlangsung, KAI mengimbau masyarakat, terutama pengendara yang melintasi lokasi perbaikan, untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas. KAI Daop 7 Madiun juga menyampaikan permohonan maaf atas kemungkinan gangguan perjalanan akibat aktivitas pemeliharaan tersebut.

 

Berikut jadwal dan lokasi perbaikan geometri di empat perlintasan sebidang:

1. JPL 283 – Kota Kediri

Petugas melaksanakan perbaikan di Jalan Raya Pattimura Nomor 83–85, Kelurahan Setonopande, Kecamatan Kota, pada Selasa (27/10/2026) pukul 20.00 WIB hingga Rabu (28/10/2026) pukul 05.00 WIB.

2. JPL 282 – Kota Kediri

Pekerjaan berlangsung di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kampung Dalem, Kecamatan Kota, pada Rabu (28/10/2026) pukul 20.00 WIB hingga Kamis (29/10/2026) pukul 05.00 WIB.

3. JPL 294 – Kabupaten Kediri

Petugas melakukan perbaikan di Jalan Temulawak, Desa Minggiran, Kecamatan Papar, pada Kamis (29/10/2026) pukul 20.00 WIB hingga Jumat (30/10/2026) pukul 05.00 WIB.

4. JPL 288 – Kabupaten Kediri

Perbaikan berlangsung di Jalan Gajah Mada, Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem, pada Jumat (30/10/2026) pukul 20.00 WIB hingga Sabtu (31/10/2026) pukul 05.00 WIB.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa pemeliharaan geometri perlintasan menjadi langkah penting untuk menjaga kondisi jalur kereta api sesuai dengan standar teknis yang berlaku.

“Perbaikan geometri perlintasan sebidang ini merupakan langkah penting untuk menjaga keandalan prasarana kereta api. Melalui pemeliharaan yang dilakukan secara berkala, kami berupaya memastikan perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan aman, selamat, dan lancar,” ujar Tohari.

Baca Juga :  Lahan Perhutani Karanggayam Kebumen Terbakar, Petugas Padamkan Api dengan Cara Manual

Menurutnya, KAI memilih waktu pengerjaan pada malam hingga dini hari agar petugas dapat bekerja lebih efektif sekaligus mengurangi dampak terhadap kegiatan masyarakat pada siang hari.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan atas kemungkinan terganggunya kelancaran perjalanan selama pekerjaan berlangsung. Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan informasi jadwal pekerjaan, mengatur waktu perjalanan, serta menggunakan jalur alternatif apabila diperlukan,” tambahnya.

KAI Daop 7 Madiun terus menjalankan pemeliharaan dan peningkatan kualitas prasarana secara berkala untuk menjaga keselamatan operasional kereta api. Perbaikan geometri di area perlintasan sebidang menjadi salah satu langkah perusahaan untuk memastikan kondisi jalur tetap memenuhi kebutuhan operasional.

Selain itu, KAI meminta pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi perlintasan kereta api. Pengendara harus mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas yang berjaga selama pekerjaan berlangsung.

KAI berharap masyarakat mendukung kegiatan pemeliharaan tersebut demi menjaga keselamatan bersama, baik bagi penumpang kereta api maupun pengguna jalan.

KAI Daop 7 Madiun juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas pengertian dan dukungan selama proses perbaikan berlangsung.