Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar Kejuaraan Nasional Atletik Blitarian Open III Tahun 2026 di Stadion Gelora Penataran pada 15–17 Mei 2026. Ajang olahraga tersebut diikuti sekitar 1.500 atlet muda dari berbagai daerah di Indonesia sebagai wadah pembinaan dan pencarian bibit atlet berprestasi sejak usia dini.
Wakil Bupati Blitar yang juga menjabat Ketua Umum KONI Kabupaten Blitar, Beky Herdihansah mengatakan Blitarian Open III tidak sekadar menjadi kompetisi atletik, tetapi juga memperkuat hubungan persaudaraan antar atlet dari berbagai wilayah.
Beky turut memberikan apresiasi kepada sponsor dan seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kejuaraan nasional tersebut. Menurutnya, event olahraga tingkat nasional juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk pelaku UMKM di Kabupaten Blitar.
Beky berharap kejuaraan tersebut mampu melahirkan atlet-atlet muda berbakat asal Kabupaten Blitar yang dapat meraih prestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar, Anindya Putra Robertus menjelaskan Kejurnas Atletik Blitarian Open III Tahun 2026 menjadi bagian dari program pembinaan atlet usia dini yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Blitar. Peserta yang mengikuti perlombaan berasal dari kelompok usia kelahiran 2019 hingga 2008 mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA.
Anindya menyebut atlet yang mengikuti kejuaraan datang dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, Jawa Barat, Bali, dan sejumlah wilayah lain di Indonesia. Tingginya minat peserta membuat panitia menambah kuota atlet dari target awal 1.000 peserta menjadi 1.500 peserta.
“Bahkan beberapa pendaftar dari Papua dan Kalimantan belum bisa kami akomodasi karena kuota sudah terpenuhi,” ujarnya.
Anindya menjelaskan Blitarian Open III juga menjadi bagian dari penerapan Desain Olahraga Daerah (DOD) Dispora Kabupaten Blitar untuk memperkuat sistem pembinaan olahraga prestasi secara berkelanjutan. Dispora Kabupaten Blitar melalui ajang tersebut melakukan identifikasi potensi atlet, pemetaan stakeholder olahraga, penguatan koordinasi lintas sektor, hingga penyusunan basis data olahraga daerah sebagai dasar kebijakan pembinaan olahraga.
Selain menjadi ajang kompetisi nasional, kegiatan tersebut juga mendukung proyek perubahan dalam Diklat PKN II yang sedang dijalankan Dispora Kabupaten Blitar.
Dispora Kabupaten Blitar berharap Kejuaraan Nasional Atletik Blitarian Open III Tahun 2026 dapat menjadi agenda rutin tahunan sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan atlet muda di Kabupaten Blitar maupun tingkat nasional. (riz)







