Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kota Blitar mengalokasikan anggaran sekitar Rp350 juta untuk menggelar Blitar Ethnic Carnival (BEN Carnival) 2026. Pemerintah menjadwalkan kegiatan tersebut berlangsung pada 22 Agustus 2026.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kota Blitar, Rike Rochmawati, mengatakan panitia melibatkan sekitar 40 peserta dalam pelaksanaan BEN Carnival tahun ini. Peserta berasal dari berbagai unsur, seperti organisasi perangkat daerah (OPD), pihak swasta, dan sekolah.
Panitia menentukan peserta melalui mekanisme undian. Namun, Pemkot Blitar tidak mewajibkan seluruh instansi maupun badan usaha, termasuk BUMN dan BUMD, untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Memang kami tidak mau memaksakan BUMN maupun BUMD untuk mengikuti kegiatan ini,” ujar Rike.
Rike menjelaskan, salah satu BUMD memutuskan tidak mengikuti BEN Carnival 2026. Pihak tersebut mengambil keputusan tersebut dengan mempertimbangkan efisiensi kegiatan di lingkungan internal.
Pemkot Blitar juga mengubah waktu pelaksanaan BEN Carnival tahun ini. Jika sebelumnya carnival berlangsung sejak pagi hingga sore, panitia tahun ini menjadwalkannya pada malam hari.
Panitia menetapkan rute carnival mulai dari kawasan Pemkot Blitar dan berakhir di DPRD Kota Blitar. Perubahan jadwal dan rute tersebut menjadi bagian dari konsep baru penyelenggaraan BEN Carnival 2026.
Sekitar 40 peserta akan mengikuti carnival sesuai konsep yang telah disusun panitia. Pemkot Blitar menjadikan kegiatan tersebut sebagai salah satu agenda untuk memperkuat sektor pariwisata dan kebudayaan daerah.
Pemkot Blitar mengalokasikan anggaran sekitar Rp350 juta untuk memenuhi berbagai kebutuhan selama kegiatan berlangsung. Rike menyebut pemerintah menyesuaikan anggaran tersebut dengan kebutuhan teknis serta konsep BEN Carnival tahun ini.
“Anggaran yang kami siapkan sekitar Rp350 juta. Itu untuk mendukung kebutuhan pelaksanaan BEN Carnival tahun ini,” pungkasnya.







