Purworejo, insanimedia.id – SMP Negeri 24 Purworejo mengajak para siswa menanamkan semangat meraih cita-cita melalui kegiatan bertajuk “Surat untuk Diriku di Masa Depan” yang digagas Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Jumat. Dalam kegiatan tersebut, para siswa menuliskan harapan, target, dan impian yang ingin mereka capai pada masa mendatang.
Seluruh siswa kelas VII hingga IX mengikuti kegiatan tersebut. Mereka membawa surat yang telah ditulis dari rumah, kemudian memasukkannya ke dalam kotak surat yang disediakan di masing-masing kelas. Sekitar 95 persen peserta telah menyiapkan surat lengkap dengan amplop yang dihias secara kreatif, sementara setiap kelas juga membuat kotak surat sebagai tempat menyimpan pesan untuk masa depan.
Pembina OSIS SMPN 24 Purworejo, Silvia Olga Noventa, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membangun kesadaran siswa agar memiliki arah dan tujuan hidup sejak usia sekolah. Melalui surat itu, siswa diajak menuangkan cita-cita, harapan, semangat, serta langkah yang ingin mereka wujudkan dalam waktu dekat maupun saat dewasa nanti.
“Melalui kegiatan ini kami ingin anak-anak mengetahui ke mana langkah mereka akan dibawa. Mereka memiliki kesempatan untuk menuliskan target yang ingin dicapai pada semester ini maupun cita-cita besar yang ingin diraih di masa depan,” ujarnya.
Kepala SMPN 24 Purworejo, Enang Kuncoro, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi terhadap inisiatif OSIS yang dinilai mampu membentuk karakter positif sekaligus menumbuhkan kebiasaan bermimpi dan merencanakan masa depan. Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam membimbing peserta didik agar memiliki karakter yang kuat dan tujuan hidup yang jelas.
Ia berharap seluruh guru dan warga sekolah terus mendampingi siswa dalam setiap proses meraih cita-cita. Menurutnya, dalam dua hingga tiga dekade mendatang, para siswa akan menjadi generasi penerus yang memegang peran penting dalam pembangunan bangsa.
Melalui kegiatan tersebut, SMPN 24 Purworejo berharap setiap surat yang disimpan hari ini dapat menjadi pengingat perjalanan hidup para siswa. Kelak, ketika surat itu kembali dibuka, mereka diharapkan dapat melihat sejauh mana usaha dan kerja keras telah mengantarkan impian menjadi kenyataan.







