TMMD ke-129 Purworejo Rampung, Bangun Akses Ekonomi Desa

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Purworejo, insanimedia.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, resmi berakhir setelah seluruh target pembangunan selesai 100 persen.

Upacara penutupan berlangsung di Lapangan MI NU Pangeran Kajoran, Desa Gowong, Kecamatan Bruno, Kamis, 13 Agustus 2026. Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA., bertindak sebagai inspektur upacara.

Andhy mengatakan TMMD tahun ini mengangkat tema “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut menunjukkan pentingnya peran desa dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus memperkuat kehidupan masyarakat.

“Saya sangat optimis desa memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi, merawat kehidupan sosial, dan menjaga budaya masyarakat. Karena itu, pembangunan yang merata di desa akan memperkokoh kedaulatan NKRI,” tegasnya.

Tim TMMD menyelesaikan seluruh sasaran fisik di Desa Watuduwur. Pembangunan tersebut mencakup peningkatan jalan sepanjang 1,4 kilometer yang menghubungkan Purworejo dengan Wonosobo, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan Pos Kamling, serta penyediaan fasilitas air bersih melalui sumur bor dan sanitasi.

Selain pembangunan fisik, personel TMMD juga menjalankan berbagai program nonfisik. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, pencegahan stunting, pasar murah, hingga pelayanan kesehatan gratis.

Program Unggulan Kasad turut berjalan melalui pembangunan lima unit TNI AD Manunggal Air Bersih, penguatan ketahanan pangan, serta kegiatan penanaman pohon.

Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., bersama unsur Forkopimda, DPPPAPMD Kabupaten Purworejo, Camat Bruno, Forkopimcam Bruno, Satpol PP Damkar, serta masyarakat Desa Watuduwur dan Desa Gowong menghadiri upacara penutupan tersebut.

Setelah meninjau hasil pembangunan, Dion mengapresiasi pelaksanaan TMMD karena program tersebut memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses perekonomian warga.

Baca Juga :  Miris Pejalar 14 Tahun Dijual untuk Bisnis Esek-esek di Kota Blitar, Kini Kasusnya Ditangani Polres Blitar Kota

“Ini adalah desa di paling barat, ujung barat laut Kabupaten Purworejo, dan alhamdulillah dengan terbangunnya jalan sepanjang 1,4 kilometer ini membuka akses perekonomian masyarakat Watuduwur, yang sehari-hari perekonomiannya banyak juga yang ke Wonosobo, sehingga jalan ini tentunya sangat bermanfaat dan bisa dirasakan oleh warga,” ujar Dion.

Dion juga berharap masyarakat dapat menjaga fasilitas yang telah dibangun bersama TNI agar manfaatnya tetap dirasakan dalam jangka panjang. Pembangunan RTLH dan sumur bor menjadi bagian dari fasilitas yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas kehidupan warga.

“Untuk warga masyarakat, kami berharap apa yang sudah dibangun bersama dengan Bapak-bapak TNI ini bisa dijaga, sehingga kemanfaatannya ini bisa dirasakan dalam jangka waktu yang lama” pungkasnya.

TMMD menjadi bentuk kerja sama lintas sektor antara TNI, Polri, kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut menyasar wilayah pedesaan, tertinggal, terpencil, maupun daerah yang terdampak bencana.

Di wilayah Kodam IV/Diponegoro, TMMD Reguler ke-129 Tahun 2026 berlangsung di empat daerah, yakni Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Semarang.