Pemkab Purworejo Ajak Pelajar Terus Jauhi Narkoba, Demi Indonesia Emas 2045

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Purworejo, insanimedia.id – Pemerintah Kabupaten Purworejo terus berupaya membangun kesadaran bahaya penyalahgunaan narkotika pada generasi muda. Hal tersebut salah satunya melalui digelarnya Sosialisasi Pencegahan Peredaran Narkoba bagi Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA/SMK/MA dan juga SMP/MTs se-Kabupaten Purworejo, pada Rabu (4/11/2026) di Gedung Wisma Budaya SMA Negeri 7 Purworejo.

Sosialisasi bertajuk “Sekolah Sehat Tanpa Narkoba, Benteng Kuat Masa Depan Bangsa”, dihadiri langsung Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purworejo.

Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti menegaskan bahwa narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Penyalahgunaannya tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan pendidikan, cita-cita, dan masa depan.

“Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh Ketua OSIS agar mampu menjaga diri, memilih pergaulan yang positif, dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba,” ucapnya.

Dikatakan Bupati, letak strategis Purworejo yang menjadi perlintasan utama di wilayah selatan Jawa, hendaknya juga tidak menjadikannya sebagai perlintasan peredaran narkotika. Kewaspadaan dan pencegahan hendaknya terus digalakkan agar Purworejo terbebas dari jalur peredaran narkotika.

“Kita bersama perlu mencegah, jangan sampai narkoba itu berhenti di Purworejo, atau Purworejo menjadi perlintasan ke daerah timur maupun barat,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh pengurus OSIS, untuk menjadi teladan bagi teman-teman, serta ikut mengajak mereka melakukan kegiatan positif dan menjauhi narkoba. Ia juga mengapresiasi Bakesbangpol Kabupaten Purworejo beserta seluruh narasumber yang telah berkontribusi dalam memberikan edukasi kepada para pelajar.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai sosialisasi semata, tetapi dapat menumbuhkan kesadaran dan komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika,” harapnya.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat Kota Blitar Tampung 206 Siswa, Siapkan Tambahan Guru