BLITAR, insanimedia.id – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Blitar resmi melantik pengurus masa khidmat 2025–2027 di Graha NU Blitar, Ahad (17/5/2026). Mengusung tema “Deepening the Roots: Formalizing the Commitment”, pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan akar perjuangan kader sekaligus peneguhan komitmen pengabdian kepada organisasi, agama, dan bangsa.
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dihadiri jajaran pengurus, kader, serta tamu undangan dari berbagai elemen Nahdlatul Ulama di Kabupaten Blitar. Selain prosesi pelantikan, kegiatan juga diramaikan dengan launching buku Menjadi Pelajar Berdampak dan rilis lagu Berjuta sebagai bentuk apresiasi atas karya kader pelajar NU Kabupaten Blitar.
Ketua PC IPPNU Kabupaten Blitar, Rekanita Erla Firtza menyampaikan bahwa kepengurusan baru memiliki semangat untuk melahirkan pelajar NU yang kritis dan mampu menjawab tantangan zaman. Ia menegaskan, pelantikan tersebut menjadi bukti keseriusan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar dalam memperjuangkan misi pelajar NU di Kabupaten Blitar.
“Pelantikan ini merupakan bukti bahwa kami serius untuk memperjuangkan misi pelajar NU di Kabupaten Blitar. Kami membutuhkan kerja sama, dukungan, dan arahan dari semua pihak,” tambahnya.
Salah satu karya yang diluncurkan dalam kegiatan tersebut ialah buku Menjadi Pelajar Berdampak, sebuah buku antologi yang memuat kumpulan tulisan kader pelajar NU Kabupaten Blitar. Tulisan-tulisan tersebut lahir dari hasil pelatihan kepenulisan yang sebelumnya diselenggarakan oleh PC IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar.
Melalui buku tersebut, kader pelajar NU diajak untuk menyampaikan gagasan, keresahan, serta pandangan mereka terhadap lingkungan sosial melalui tulisan. Kehadiran buku itu sekaligus menjadi simbol tumbuhnya budaya literasi di kalangan pelajar NU Kabupaten Blitar.
Selain launching buku, pelantikan juga diramaikan dengan rilis lagu Berjuta yang resmi diluncurkan pukul 09.00 WIB. Lagu tersebut merupakan hasil kolaborasi kader IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar bersama Rekan Ahmad Fauzi, musisi pelajar NU Blitar yang dikenal dengan nama panggung Juang.
Menurut Fauzi, lahirnya lagu tersebut menjadi bentuk ruang ekspresi bagi kader yang memiliki minat dan bakat di bidang seni.
“Rilis lagu ini adalah wujud kebutuhan kader hari ini. Para pelajar yang memiliki potensi kadang kala kurang terekspos. Semoga ini menjadi contoh untuk rekan-rekanita agar lebih bereksplorasi. Punya minat dan bakat di bidang apa pun bisa direalisasikan di IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar,” ujarnya.
Peluncuran buku dan lagu tersebut menjadi penanda bahwa gerakan pelajar NU di Kabupaten Blitar tidak hanya berfokus pada kaderisasi formal, tetapi juga mulai membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan kreativitas kader, baik dalam bidang literasi maupun seni.







