Viral Rekaman Kakek 71 Tahun di Kota Blitar Tewas Ditabrak Pikap Hitam dan Terseret 15 M, Sopir Kabur

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Seorang tukang becak berinisial P, 71, warga Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tabrak lari di Jalan Sudanco Supriadi, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Selasa (27/10/2026) malam.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 19.20 WIB ketika korban menyeberangi jalan dari utara ke selatan sambil menuntun becaknya. Sebuah mobil pikap hitam yang melaju dari arah barat diduga menabrak korban saat melintas di jalan tersebut.

Priono, 68, salah seorang saksi mata, mengatakan korban sudah mencapai bagian tengah jalan ketika mobil pikap itu datang dan menghantamnya.

“Korban mau menyeberang ke selatan, posisinya sudah sampai markah garis putih di tengah bersama becaknya. Tiba-tiba ada mobil pikap hitam dari barat ke timur melaju lumayan kencang dan langsung menabrak korban,” beber Priono.

Benturan keras itu menyeret korban beserta becaknya hingga sekitar 10–15 meter dari titik tabrakan. Alih-alih berhenti untuk menolong korban, pengemudi pikap justru meninggalkan lokasi dan melaju ke arah timur.

“Sempat terseret sekitar 10 sampai 15 meter. Pengemudi mobil terus kabur ke arah timur. Tadi ada pengendara sepeda motor yang mencoba mengejar, tetapi mobilnya lolos,” tambahnya.

Kecelakaan tersebut menyebabkan korban mengalami luka berat di bagian kepala, tangan, dan kaki. Korban sempat tergeletak dalam kondisi tidak sadarkan diri sebelum petugas mengevakuasinya. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP Riena Kusmarlandi Putri membenarkan kejadian tabrak lari tersebut. Saat ini, polisi menyelidiki kasus itu untuk mengidentifikasi kendaraan dan menemukan pengemudi pikap yang melarikan diri.

“Saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan (lidik),” tegas AKP Riena.

Polisi menduga kecelakaan terjadi karena pengemudi pikap kurang berkonsentrasi saat berkendara dan tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki yang sedang menyeberang. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

Baca Juga :  Wali Kota Blitar Rutin Evaluasi dan Penyesuaian MBG