Blitar, insanimedia.id – Dinas Pendidikan Kota Blitar mengingatkan pentingnya pendidikan taman kanak-kanak (TK) sebagai tahap persiapan sebelum anak memasuki sekolah dasar (SD). Meski masih ada orang tua yang langsung mendaftarkan anak ke SD tanpa melalui TK, jumlahnya dinilai relatif kecil.
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan Kota Blitar, Jaiz Alwi, menjelaskan bahwa pendidikan TK berperan membekali anak dengan kemampuan dasar sekaligus mengenalkan lingkungan belajar sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.
“Untuk persiapan sekolah dasar, di TK itu sudah diajarkan dasar-dasar yang akan mempermudah atau mengantarkan pemahaman anak ketika di SD,” kata Jaiz.
Ia menjelaskan, proses belajar di TK tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Anak juga dilatih mematuhi aturan, berinteraksi dengan teman sebaya, serta membiasakan diri mengikuti kegiatan belajar yang lebih terstruktur.
“Memang ada transisi. Jadi sebelum masuk SD, anak perlu dipersiapkan dulu. Itu yang menjadi salah satu fungsi pendidikan di TK,” ujarnya.
Menurut Jaiz, masih ada sebagian orang tua yang memilih menyekolahkan anak langsung ke SD. Namun, kondisi tersebut hanya terjadi pada sebagian kecil masyarakat di Kota Blitar.
“Ya ada, tapi kalau di Kota Blitar sedikit yang langsung ke SD,” jelasnya.
Ia menambahkan, anak berusia 4 hingga 6 tahun umumnya mengikuti pendidikan TK sebagai bagian dari persiapan memasuki SD. Tahapan tersebut kini semakin diperkuat melalui kebijakan wajib belajar 13 tahun yang mencakup satu tahun pendidikan prasekolah.
“Yang satu tahun adalah prasekolah. Kemudian TK satu tahun, SD enam tahun, SMP tiga tahun, dan SMA tiga tahun. Itu 13 tahun,” kata Jaiz.
Dengan adanya kebijakan tersebut, pendidikan prasekolah menjadi bagian penting dalam rangkaian pendidikan anak. Masa transisi itu diharapkan membantu anak lebih siap menghadapi proses belajar di sekolah dasar.
Di Kota Blitar, minat masyarakat terhadap pendidikan TK masih cukup tinggi. Pada tahun ajaran baru, sebanyak 17 TK Negeri membuka 33 rombongan belajar yang telah diisi sekitar 420 peserta didik.
Selain meningkatkan layanan pendidikan, pemerintah juga menambah fasilitas di sejumlah TK Negeri. Pembangunan ruang kelas baru sedang berlangsung di TK Negeri Sukorejo dan TK Negeri Klampok sejak Juli 2026 dengan target penyelesaian sekitar tiga bulan.
Pemerintah juga merelokasi TK Negeri Blitar dan TK Negeri Banjarsari Kidul. Relokasi TK Negeri Blitar telah rampung dan mulai digunakan pada tahun ajaran baru. Sementara itu, pembangunan tahap awal di TK Negeri Banjarsari Kidul telah selesai, namun masih memerlukan penyempurnaan berupa pembangunan pagar dan perapian area paving.
“Yang pokok-pokok dulu kita kejar. Ternyata untuk kenyamanan masih belum tuntas, sehingga harapannya nanti ada tambahan untuk penyempurnaan,” pungkas Jaiz.







