Blitar, insanimedia.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar mempersiapkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik Sekolah Rakyat yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Agustus 2026. Hingga kini, sebanyak 192 calon siswa dari Kota Blitar, Kabupaten Malang, dan Kota Batu telah masuk dalam proses pendataan.
Kepala Dinsos Kota Blitar, Eka Atikah, mengatakan jadwal MPLS masih mengacu pada arahan Kementerian Sosial (Kemensos). Saat ini, pihaknya juga terus memverifikasi data calon peserta yang baru mendaftar.
“Insyaallah tanggal 15 Agustus. Sesuai jadwal dari Kemensos bisa tanggal 15 atau 31 Agustus,” ujar Eka.
Berdasarkan data sementara, Kota Blitar menjadi penyumbang calon siswa terbanyak dengan jumlah 122 orang. Rinciannya terdiri atas 24 calon siswa jenjang SD, 45 siswa SMP, dan 53 siswa SMA.
Sementara itu, Kabupaten Malang mengirimkan 41 calon siswa yang seluruhnya berasal dari jenjang SMA. Adapun Kota Batu menyumbang 29 calon siswa untuk jenjang SMP.
Secara keseluruhan, jumlah calon siswa laki-laki mencapai 105 orang, sedangkan peserta perempuan sebanyak 87 orang.
Eka menjelaskan, angka tersebut masih berpotensi berubah karena Dinsos masih membuka proses pendataan bagi masyarakat yang berminat mengikuti program Sekolah Rakyat. Seluruh data yang masuk akan diverifikasi sebelum ditetapkan sebagai peserta.
“Masih ada tambahan-tambahan yang berminat menjadi calon siswa Sekolah Rakyat yang masih diverifikasi dan diinput di aplikasi SETARA dari Kemensos,” jelasnya.
Menurutnya, tahapan verifikasi dilakukan untuk memastikan seluruh calon siswa memenuhi persyaratan administrasi sebelum dimasukkan ke dalam daftar peserta resmi. Oleh karena itu, jumlah calon siswa yang telah tercatat saat ini masih bersifat dinamis.
Selain menyelesaikan proses pendataan, Dinsos Kota Blitar juga mematangkan berbagai kebutuhan pelaksanaan MPLS. Meski 15 Agustus menjadi jadwal yang dipersiapkan, kepastian pelaksanaan tetap menunggu keputusan resmi dari Kementerian Sosial.







