Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kota Blitar belum memulai pembangunan jaringan irigasi di Jalan Anggrek, Kecamatan Sukorejo. Proyek tersebut masih menunggu penyelesaian proses lelang yang ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Blitar, Erna Santi, mengatakan proyek pembangunan irigasi itu memiliki pagu anggaran sekitar Rp800 juta. Saat ini, pihaknya masih menjalankan tahapan lelang untuk menentukan pelaksana pekerjaan.
“Sekarang masih proses lelang. Kami targetkan akhir Agustus selesai, sehingga pengerjaan bisa dimulai awal September,” ujar Erna.
Erna menjelaskan, Pemkot Blitar memasukkan pembangunan jaringan irigasi Jalan Anggrek sebagai salah satu dari 10 proyek strategis yang akan dikerjakan pada 2026.
Pemerintah daerah mengarahkan pembangunan tersebut untuk meningkatkan pelayanan pengairan bagi masyarakat di kawasan sekitar Jalan Anggrek. Pemkot juga berharap proses pengadaan segera rampung agar pekerjaan fisik dapat berjalan sesuai jadwal.
“Pembangunan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setelah pekerjaan selesai,” kata Erna.
Erna menegaskan pihaknya akan mengupayakan pelaksanaan proyek berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. “Kami berharap pelaksanaannya nanti bisa berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.







