UMNU Kebumen Latih Warga Kembangkan Ayam KUB dan Pakan Lele di Desa Sendangdalem, Kebumen

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Kebumen, insanimedia.id – Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) Tahun ke-2 di Desa Sendangdalem, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen.

Tim UMNU Kebumen menggelar pelatihan budidaya ayam petelur KUB dan pembuatan pakan pelet lele di Balai Desa Sendangdalem, Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan warga dalam mengembangkan usaha peternakan dan perikanan secara mandiri.

Program tersebut juga memperkenalkan teknologi tepat guna yang dapat diterapkan masyarakat untuk menunjang kegiatan usaha. Umi Barokah, M.P., memimpin kegiatan bersama tim dosen yang terdiri atas Ghufron Zaida Muflih, M.Kom., Prasetyo, M.P., dan Vian Dwi Chalisty, M.Sc.

Dalam kegiatan itu, Vian Dwi Chalisty menjadi narasumber sekaligus mendampingi peserta saat mempraktikkan pembuatan pakan pelet lele. Peserta pelatihan berasal dari perangkat desa, kelompok tani, kelompok peternak, serta masyarakat Desa Sendangdalem.

Tim UMNU Kebumen mengawali pelatihan dengan memberikan materi mengenai budidaya ayam petelur KUB. Peserta mempelajari karakteristik ayam KUB serta teknik pemeliharaan, pemberian pakan, dan pengelolaan ternak untuk mendukung pertumbuhan serta produktivitas ayam.

Peserta juga aktif berdiskusi mengenai penerapan budidaya ayam KUB di lingkungan mereka. Diskusi tersebut membahas peluang pengembangan usaha berdasarkan potensi yang dimiliki masyarakat Desa Sendangdalem.

Setelah materi peternakan, tim melanjutkan kegiatan dengan mengenalkan teknik pembuatan pakan pelet lele. Peserta terlebih dahulu menyaksikan video yang dibuat Vian Dwi Chalisty mengenai sejumlah bahan yang dapat digunakan sebagai bahan pakan ikan.

Materi melalui video tersebut memberikan gambaran kepada peserta mengenai bahan yang diperlukan sebelum mereka mengikuti praktik secara langsung. Selanjutnya, peserta mempraktikkan pembuatan pelet dengan menggunakan mesin pelet.

Baca Juga :  Bupati Blitar Tinjau TKA Hari Keempat, Ujian Berjalan Lancar

Peserta tidak hanya melihat demonstrasi, tetapi turut menjalankan seluruh tahapan pembuatan pakan. Dengan arahan narasumber dan tim PKM, peserta secara bergantian mengoperasikan mesin serta mengikuti proses pengolahan bahan hingga menghasilkan pelet.

Praktik tersebut sekaligus mengenalkan pemanfaatan teknologi tepat guna kepada masyarakat. Pengalaman menggunakan mesin secara langsung diharapkan membuat peserta mampu memahami proses produksi pakan dan mengembangkan penerapannya untuk mendukung usaha budidaya ikan.

Antusiasme warga terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif menyimak materi, mengikuti tayangan video, berdiskusi, serta mencoba mesin pelet dengan pendampingan tim PKM UMNU Kebumen.

UMNU Kebumen berharap masyarakat dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan produktif, bukan hanya menjadikannya sebagai pengalaman pelatihan. Budidaya ayam petelur KUB dapat menjadi pilihan pengembangan usaha peternakan, sedangkan kemampuan membuat pakan pelet dapat membantu masyarakat menekan ketergantungan terhadap pakan dari luar dalam kegiatan perikanan.

Tim PKM UMNU Kebumen juga menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Skema Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Wilayah dan Kewirausahaan Kemendiktisaintek Tahun 2026 atas dukungan pendanaan untuk pelaksanaan program di Desa Sendangdalem.

Program tersebut sekaligus menunjukkan peran perguruan tinggi dalam memberikan pendampingan serta menerapkan pengetahuan dan teknologi secara langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan berkelanjutan, UMNU Kebumen mendorong warga Desa Sendangdalem meningkatkan keterampilan sekaligus membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.